Sekilas tidak ada yang aneh dari kuliner yang satu ini. Hanya beberapa potong buah pisang yang digoreng dengan tepung.
Namun jangan salah, tepung yang digunakan pada pisang ini bukan sembarangan tepung. Tepung ini diolah dari jenis singkong beracun (manihot esculenta) atau singkong pohon yang memiliki kandungan Sianida.

Kuliner ini banyak sekali dijumpai di daerah Kepulauan Kei dengan nama lokal Enbal. Yakni olahan umbi singkong kayu dengan cara tradisiona; diparut, diperas, dan ditindih untuk menghilangkan kandungan racunnya sehingga aman dikonsumsi.
Enbal juga menjadi salah satu simbol ketahanan pangan masyarakat Kei sampai saat ini. Berbagai macam olahan dapat dibuat dengan bahan dasar Enbal dan dapat menjadi alternatif pengganti nasi.
Berkunjung di Pantai Ngurbloat atau Pasir Panjang di Ohoi Ngilngof harus wajib mencoba Pisang Enbal yang selalu disajikan dengan sambal.
Rasanya tidak beda jauh dari tepung lainnya namun teksturnya jelas berbeda.

Foto Udara Pantai Ngurbloat/Pasir Panjang di Ohoi Ngilngof
Seporsi pisang enbal dihargai 20.000 rupiah, tentunya dengan ukuran yang lumayan besar.