Goa Tengkorak Peninggalan Tradisi  Kakehang di Negeri Nuniali, Seram Bagian Barat, Maluku
Negeri/Desa Nuniali merupakan salah satu Negeri Adat di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Masuk dalam Kecamatan Taniwel, Negeri ini memiliki banyak sekali potensi wisata dan juga sejarah. Salah satu lokasi bersejarah yang menarik adalah Goa Tengkorak yang lokasinya berada di belakang Negeri. Terdapat sebuah goa kecil diantara bebatuan karang yang menjadi tempat puluhan tengkorak. Bahkan dulu ada ratusan sebelum hancur imbas dari konflik 99 silam di Maluku. Menurut salah satu tokoh masyarakat Nuniali, tengkorak tengkorak yang ada ini merupakan "korban" Tradisi Kakehang jaman dahulu. Goa ini menjadi tempat disemayamkan para "korban" tersebut. Bukan hanya tengkorak, ada juga berbagai jenis piring dan gerabah didalam goa. Negeri Nuniali, Kab. Seram Bagian Barat, Maluku Kakehang merupakan tradisi ritual yang ada di Pulau Seram, Maluku yang dikenal cukup kejam pada jaman dulu. Bagaimana tidak, ritual adat ini mengharuskan seorang pria yang diasingkan harus membawa kepala manusia sebagai syarat kembali ke Negeri/Desa. Dikutip dari beberapa literatur, Tradisi Kakehang di Pulau Seram merupakan syarat seorang anak laki-laki saat beranjak dewasa. Dia akan dinyatakan dewasa ketika dapat membuktikannya dengan cara membunuh dan membawa kepala korban sebagai bukti. Dikatakan sebelum agama masuk, hukum yang berlaku adalah hukum alam. Dimana siapa yang kuat dialah yang berkuasa. Ritual ini sendiri tersebar di hampir semua Negeri Adat di Pulau Seram, tentunya dengan sebutan beda beda seperti di Suku Nuaulu di Seram Selatan menyebutnya Matahene. Ritual ekstrim ini dihentikan ketika agama mulai masuk di Pulau Seram dan segala prakteknya dilarang. Namun tradisi ini berlaku hingga saat ini di beberapa Negeri Adat di Pulau Seram, hanya saja kepala manusia diganti dengan kepala hewan.